Fakta tentang Bumi?
atau Ilusi?
Jika anda menyadari, bahwa selama ini anda dibohongi. Dunia tak seperti yang anda kira.
Apa yang akan anda lakukan? Mengenai Ilusi yang ditanam di otak kita, melalui kebohongan Sains 500 tahun terakhir. Dan propaganda media yang didesain untuk menjauhkan manusia dari ketuhanan.
Inilah saatnya untuk bangkit!! Melihat kebenaran.!
_________________________________________________________________________________
Kita sejak kecil diajari, bahwa Bumi ini berbentuk bulat seperti bola/globe. Hal ini diajarkan di seluruh ruang kelas di seluruh dunia. Oleh sebab itu, bentuk bumi bola sudah menjadi 'belief system' kita bahkan lebih dari kepercayaan Agama.
JIka ada orang yang mengatakan Bumi ini datar pasti kita pikir ini orang bodoh atau gila, ini pasti lelucon. Ternyata orang-orang ini tidak bercanda, mereka sangat serius. Ternyata memang benar-benar ada hal-hal yang menarik dan 'mind blowing', karena mind blowin ini, Flat Earth menjadi trending topic Google Analytics sejak November 2015.

Orang seperti dibukakan mata, dan dapat mengecek sendiri data maupun argumennya.
Mari kita lihat mengapa kesadaran flat earth ini begitu mewabah. Kita mulai dari 10 hal yang selama ini membuat kita yakin bahwa Bumi berbentuk bola:
1. Ada banyak foto Bumi berbentuk Globe.
2. Ada banyak satelit di angkasa.
3. GPS dan Google Maps.
4. Galileo membuktikan Helio sentrik.
5. Newton membuktikan gravitasi.
6. Perhitungan gerhana.
7. Horizon Bumi lengkung.
8. Penerbangan keliling Dunia.
9. Space program.
10. Flat Earth adalah mundur 500 tahun.
10 Argumen yang sangat solid bukan? Ternyata, jika kita mereview dangan data dan fakta yang solid, ternyata itu semua tidak benar. Kita akan membahas 10 argumen itu satu-persatu hongga menjadi suatu alur cerita yang mengalir, menarik, dan mudah dimengerti. Semua data ada didepan mata, hanya kita saja yang tak memperhatikannya.
_________________________________________________________________________________
Ketika ada orag yang mengatakan kepada saya bahwa bumi ini datar, saya pikir ini orang ngawur. Saya langsung melakukan riset untuk membantah sekaligus menyelidiki siapa aktor intelektual yang menyebarkan disinformasi tentang bumi datar. Ternyata yang saya temukan justru sebaliknya, Bumi Datar bukan disinformasi yang sengaja disebarkan, melainkan murni gerakan moral yang tumbuh akibat bangkitnya kesadaran Flat Earth, terutama di Amerika dan Eropa.
Google dan YouTube penuh dengan Bumi Datar, karena banyak orang yang memposting temuan-temuannya tentang bumi datar. Ini adalah peapole power, tanpa organisasi.
Pertanyaan yang paling umum adalah:
1. Bagaimana pesawat terban dari barat ke timur bisa kembali ketempat semula? Bukankah hal ini yang dibuktikan Colombus 500 tahun lalu?
2. Jika Bumi ini datar, ujungnya apa? Mengapa kita tidak terjatuh?
3. Jika Bumi ini datar, bagaimana bisa terjadi siang dan malam?
4. Jika Buni ini datar, dan gerhana bulan bukan disebabkan oleh bayang-bayang Bumi bola bagaimana mungkin bisa diprediksi dengan tepat?
5. Banyak Negara memiliki Space Program, bagaimana mungkin mereka bohong semua?
Itulah pertanyaan-pertanyaan awal saya, untuk membantah topik Flat Earth.
Yang saya temukan justru sebaliknya, yang saya temukan sangat sekali berbeda yang menjungkir balikan paradigma selama ini.
Semua pertanyaan ini akan dijawab pada seri-seri masing-masing.
Seri 05 akan digunakan untuk membahas masalah penerbangan keliling dunia.

Tak banyak diketahui orang, sebenarnya peta standard dunia sebelum dibentuknya NASA 1958 adalah peta bumi datar. Anda bisa cek sendiri di Boston Public Library.'USGS' lembaga survey geologi paling incridible di Dunia mengatakan, "Peta Bumi datar, adalah dasar pembuatan peta Bumi bola. Melalui Azhimuthal equidistant."

Menurt sumber dari USGS dan Boston Public Library, garis khatulistiwa yang sebenarnya aalah seperti ini. Pusat lingkaran adalah Kutub Utara, jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara. Sehingga jika terbang dari Barat ke Timur, akan kembali ke tempat semula ( hal ini akan dijelaskan lebih lanjut pada seri ke-5 ).
______________________________________________________________________________
Sebenarnya mudah sekali membuktikan Bumi ini berbentuk bola atau tidak. Silahkan anda terbang melewati Antartika. Dari Sydney ke Santiago Chili misalnya. Mengapa harus melewati Samudera Antartika yang jauh? Lebih dekat lewat Antartika bukan? Coba anda lintasi Antartika, baik dengan pesawat komersial ataupun pribadi. Anda pasti tak akan dapat melakukannya!! ( Rahasia Antartika dibahas di Seri 05 )
Elite global menyembunykan Antartika dari Anda, melalui 'Antartic Threaty' 1959. Antartika adalah rahasia Bumi Datar yang dijaga ketat oleh pasukan tentara Amerika, Sekutu dan Rusia ( hal ini juga akan dibahas di Seri 05 ).

-Terbit dan Terbenamnya Matahari
Terbit dan terbenamnya Matahari adalah karena prepektif ( the prespective matrix, dibahas di Seri 04 ), bukan akibat lengkungan Bumi.
Peta Bumi datar di Boston Public Library, juga menjelaskan terbit dan terbenamnya Matahari. Di waktu musim panas, Matahari berputar didekat Kutub Utara, menyebabkan Matahari tak pernah terbenam disan, termasuk Norwegia dan Alaska. Matahari bergeser ke lingka Luar yaitu Antartika, di waktu musim dingin, Matahari tak pernah terbit di Kutub Utara termasuk Norwegia dan Alaska. Karena berada jauh dari lingkar prespektif, yaitu Antartika.
Kita sejak keci di ajarkan bahwa Matahari itu besar sekali, 109 kali lebih besar dari Bumi. Matahari besarnya 400 kali lebih besar dari Bulam, tapi secara ajaib jaraknya 400 kali lebih jauh, jadi kelihatannya sama. The Most Improbable Coincidane in The Universe.
Anda menerima semua angka-angka ini tanpa berani menanyakannya, karen takut dikira bodoh. Sejujurnya, tahukah anda bagaimana sains menghitung jarak Bulan? Seri ke 04 membahas detail soal ini.
Jarak Bulan dihitung 300 tahun lalu (bukan Sains modern), dengan trigonometri bayangan yang ada di Bulan. Dari situ dihitung jarak Matahari, planet-planet dan alam semesta ( Ekstrapolasi, asumsi diatas asumsi )
Itu bukan salah satunya cara. buat apa menggunakan bayangan di Bulan? Kita semua bisa menghitung jarak Matahari dengan menggunakan bayangan yang ada di Bumi. Hasilnya jauh sekali berbeda, jauhnya tidak sejauh itu dan besarnya tidak seperti yang dikatakan Sains Modern.
Dasar perhitungan Trigonometri:
Opsi 1: Menggunakan bayangan yang ada di Bulan ( spekulatif ). Hasilnya: Jarak Bulan 384.400 km, jarak Matahari 14.6 juta km. Matahari harus 400 kali lebih besar, supaya angkanya cocok. TIDAK BISA DIHUNAKAN MENGHITUNG GERHANA.
Opsi 2: Menggunakan bayangan di Bumi ( real ). Hasilnya: jarak Bulan dan Matahari 5.000 km. Matahari dan Bulan kurang lebih besarnya sama. Diameternya +- 50 km. BISA DIGUNAKAN MENGHITUN GERHANA.
( Akan dibahas lebih lanjut pada Seri 04 )

Cara membuktikan bahwa jarak Bulan dan Matahari menurut Sains modern itu salah, mudah sekali. Sains mengatakan angka-angka itu ( jarak Matahari-Bumi, Bulan-Bumi, dsb. ) sebagai dogma yang maha benar. Disis lain NASA tidak menggunakan angka-angka itu untuk menghitung Gerhana. Melainkan menggunakan siklus Saros yang dibuat bangsa Babilonia Kuno. Anda bisa buktikan ini sendiri di situs resmi NASA.

Gerhana adalah peristiwa rutin yang terjadi pada 18 tahun 11 bulan 8 jam. Tak ada hubungannya dengan bentuk Bumi, itu adalah fakta selama ribuan tahun yang ditemukan oleh bangsa Babilonia Kuno dan digunakan oleh NASA untuk memprediksi Gerhana. Sekarag Anda coba gunakan angka-angka disebelah kanan itu agar bisa menghasilkan siklus gerhana 18 tahum 11 bulan 8 jam. Tak ada yang bisa melakukannya! Semua professor dan Doctor yang digaji oleh NASA dengan anggaran 256 triliun/tahun , tak ada yang dapat melakukannya. Karena angka-angka itu salah semua!! Ini adalah pembuktian lewat angka, bukan debat kusir. 1+1=2 benara atau tidak, klo tidak berarti itu salah.
Kalender siklus gerhana itu adalah fakta selama ribuan tahun, sementara angka-angka Sains modern itu adalah asumsi dan teori. Selama anda tidak bisa menghitung gerhana dengan angka-angka dogmatik yang maha benar itu, berarti anda harus mempertanyakn, apakah alam semesta yang diajarkan kepada Anda itu betul? ( hal ini akan dibahas pada Seri 04 ). Logika dan panca indera kitta dibutakan dengan rumus-rumus berdasarka asumsi yang salah. yang diperkuat dengan gambar-gambar imaginasi komputer. Propaganda, mind control seperti kata Hitler, "Buatla kebohongan besar, lakukan secara simpel, lakukan berulang-ulang, maka akhirnya orag-orang akan percaya."
_________________________________________________________________________________

Anda pasti mengira bahwa navigasi di smartphone Anda adalah menggunakan satelit dan GPS. Itu adalah presepsi dan opini. Faktanya, Google sendiri mengatakan navigasi yang yang canggih tu, sama sekali y=tidak menggunakan GPS atau satelit ( akan dibahas di Seri 02 ). GPS adalh teknologi militer sejak 1973, yang berasal dari teknologi lama yaitu LORAN ( Long Range Navigation ) yang digunakan pada saat perng Dunia ke-2 1945. Network seluruh Dunia tercipta hanya dengan 8 menara besar, dari situ baru disalurkan ke menara-menara Telkom sehingga sampai di HP anda. Tak perlu ada satelit, kualitas sinyal terus diperbarui dengan menambah menara-menara Telkom kecil yang mengambil sinyal dari 8 menara itu. Mitosnya 8 menara itu mendapat sinyak dari satelit. Apakah itu bisa dibuktikan? Kalo tidak itu sama saja dengan mengatakan bahwa uang dikantong Anda adalah kiriman dari Santa.

Coba anda klik satelite di Google satelite, anda akan menemukan banyak sekali foto-foto satelite. Apakah foto-foto itu asli? Atau kartun CGI alias rekayasa komputer. Dikatakan ada 13,00 satelite yang beroperasi, angkasa luar penuh sesak dengan satelite. Apakah ada yang dapat diihat dengan teleskop? Atau hanya-hanya gambar-gambar kartun CGI? Bisnis satelite adalah lahan subur yang tumbuh dari ilusi Bumi bola, satu satelite digambarkan bernilai 2-6 triliun rupiah, belum termasuk biaya operasinya. 13.000 satelite = 40.000 triliun. Orang sering bertanya, "Buat apa bohong soal bentuk Bumi? Well, ada 40.000 triliun alasan untuk itu dan itu belum semuanya, hal ini akan dibahas di Seri 02.
_________________________________________________________________________________
Demikian pula dengan space program, bagaimana China dan Russi diam saja jika NASA berbohong? ( ini akan dibahas di Seri 06 ).
Intinya adalah:
1. Jarak diameter, kecepatan Bulan dan Matahari aja salah ( terbukti tak bisa menghitung gerhana). Bagaimana bisa pergi ke Luar Angkasa? Angkasa Luar versi Sains Modern adalah ilusi.
2. Ada tirai di Angkasa yang tidak mempan di Bom Nuklir oleh US & Soviet ( Hane 1958-1962 ). Mereka sama-sama tahu tak ada yang bisa pergi ke Angkasa Luar.

Itulah fakta-fakta yang saya temukan, ketika mencoba membantah Flat Earth. Sejujurnya, dalam tatanan personal tak ada bedanya, mau percaya Bumi ini kotak atau segitiga dunia akan terus berjalan. Tapi, jika dalam tatanan sosial, jika satu kebohongan ini terbongkar maka, semua kebohongan dan kezaliman yang dilakukan Elite Global akan terbingkar. Ini seperti batu kerikil yang bkin jatuh raksasa. Itu yang membuat kesadar Flat Earth booming sejak November 2015. Dibalik krisis yang memiskinkan rakyat, ada segelintir yang meraup keuntungan. Namun ironisnya rakyat tak menyadari itu. Kesadaran Flat Earth, dapat menjadi efkek domino yang membahayakan bagi superioritas kekuasaan dan bisnis triliun dollar Elite Global yang selama ini mereka sembunyikan.
Silahkan lakukan riset sendiri, silahkan sebarkan unutk mendorong orang melakukan verifikasi. Bola akan terus bergulir, semacam shift of paradigm, shift of consciousness.
_________________________________________________________________________________
Itu semua adalah bagian dari 10 argumen Bumi bola ( cek diatas ) yang akan dibahas satu-persatu pada pemaparan ini. Seri 01 membahas 2 argumen pertama.
Jika kita melihat foto-foto Bumi, kita akan tersadar bahwa foto-foto Bumi yang diterbitkan oleh NASA adalah CGI. Kemajuan teknologi kadang membuat orang sulit membedakan CGI atau asli. Namun bagi yang terlatih dan terbiasa, tak sulit untuk membedakan. Jika kita kumpulkan foto-foto Bumi yang resmi dikeluarkan oleh NASA dari tahun 1975-2015, terlihat artis yang membuat foto Bu,i tidak konsisten memilih warna. Bukan hanya itu, video Bumi yang katanya diambil dari Angkasa ternyata ada refleksi cahaya kamranya. Dengan kata lain video itu dibuat di studio film dengan efek cahaya.
Pertanyaannya, "Adakah foto-foto Bumi yang bukan hasil dari CGI melainkan foto dari sateli NASA?" Silahkan anda cek sendiri, jawabannya adalah tidak ada.

Argumen ke-2 Bumi bola, ada banyak satelit di Angkasa membuktikan bahwa Bumi ini berbentuk bola. Mari kita Verifikasi faktanya. Ada ribuan satelite di Angkasa, betul? Ada ribuan teleskop di Bumi, baik itu Radi teleskop maupun Optical teleskop. Apakah kita bisa melihat ribuan satelite di Angkasa itu dengan ribuan teleskop di Bumi? Silahkan anda riset sendiri, jawabannya adalah tidak.
Mengherankan bukan? Ada ribuan satelite tapi tak satupun bisa dilihat dengan optical teleskop dan tak satupun bisa dideteksi/didengar oleh radio teleskop. Yang ada hanya gambar-gambar CGI dan berita-berita di media. Silahkan anda cek sendiri video publikasi NASA di YouTube, judulnya 'NASA TV video file 2015 year in review'. Anda lihat sendir, video yang disebut 'NASA TV video file 2015 year in review' CGI semua. Silahkan Anda cari, adakah foto-foto Satelite yang bukan CGI melainkan foto dari teleskop? Jawabnnya adalah tidak ada.
Jika satelite tidak ada, bagaimana dengan GPS? Bagaimana dengan Long Distance Call? Google Maps? Buat apa bohong soal itu? Hal ini akan dibahas di seri-seri selanjutnya.
-SERI 01-
Sumber: Video Flat Earth 101 Channel oleh Bossdarling


3 komentar:
Thanks. Dapat istilah baru... mind blowing. Hmnn dan bikin penasaran. Apalagi klw dengan template blog yg lweih keren...
Hmmm.... Mikir duu deh. Templatenya tuh kurang... saran
keren
Posting Komentar