Argumen ke-3 Bumi bola, GPS dan Google Maps. GPS adalah Global Positioning System, untuk mengetahui posisi orang atau barang tertentu dimanapun di Dunia. Dikatakan bahwa, orang yang berada di Ujung Barat tak bisa mengirim sinyal ke orang yang berada di Ujung Timur karena terhalang lengkungan Bum. GPS pada smartphone kita, juga pada aplikasi ojek onine meggunakan berbagai aplikasi yabg sudah ada, yang paling umum adalah Google Maps.
Jika ada seseornang yang mengatkan kepada anda bahwa GPS di HP anda tidak menggunakan satelite apakah anda akan percaya? Tidak usah mengarang ataupun debat kusir, ayo kita dengarkan sendiri apa yang dikatakan Google tentang Google Maps.
Dengar sendiri kan, ternyata my location pada Google Maps tidak menggunakan GPS, tidak menggunakan satelit. Ini adalah penjelasan resmi dari Google Anda dapat lihat video di Atas. Lantas bagaimana Google Maps dpat bekerja pada HP kita dengan begitu canggihnya? Mari kita dengarkan penjelsan Google bagaimana mereka melakukannya ( tonton ulang videonya dan temukan jawabannya ).
![]() |
| Presepsi Anda |
Dengar sendiri kan, ternyata Google tidak menggunakan GPS. Presepsi Anda yang mengatakan Anda menggunkan GPS dan Satelite melalui Google Maps. Google sendiri mengatakan tidak.
_________________________________________________________________________________
Lantas bagaimana Google bisa membuat foto Maps termasuk atap rumah kita bisa kelihatan?Bukankah itu menggunakan Satelite? Ternyata, Google Maps dibuat dengan menggunakan Drone, bukan Satelite! Silahkan Anda riset dan temukan sendiri. Semua bukti-bukti ada di depan mata, Anda hanya tak memperhatikannya saja selama ini. Itu yang membuat Kesadarn Flat Earth booming sejak November 2015. Pada Bumi ynag datar, Satelite memang tidak diperlukan. Anda hanya perlu menara Telkom, hal ini akan dibahas di Seri ke-04 bagaimana USGS mengatur jarak penerbangan pesawat. Pertanyaan yang Mind-Provoking adalah, "Jika anda bisa dapat uang 1.5 triliun rupiah untuk membuat Satelite, Padahal sebenarnya Anda hanya perlu keluar biaya 150 juta buat bikin tower biasa, keuntungan 10.000 kali lipat, dan orang tak ada yang tahu, anda mau atau tidak?" Keuntungan 10,000 kali lipa, anda dagang modal 1 juta hasil nya 10 miliar, anda mau atau tidak?
Saya tidak mengatakan Indosat atau PT. Telkom menipu dengan Satelite, sebab mereka nggak bisa bikin Satelite. Yang bisa bikin Satelite dia-dia juga ( HUGHES, BOEING, dsb.).

Jika ditelusuri lagi, perusahaan-perusahaan Aero Space pembuat Satelite itu, milik dia-dia juga ( kelompok 1% penduduk yang lebih kaya dari 99% lainnya ). Kelopok 1% ini, sudah lama memonopoli bisnis melalui kartel utu mengontrol harga supaya lebih mahal. Berlian misalnya, harganya jadi mahal karena dimonopoli oleh kartel. Mereka membuat ilusi suplay dan demand supaya harganya jadi tinggi. Di sektor suplay, sebenarnya sumber daya berlian tidak selangkah itu. Coba kita cek bagaimana 'De Beers' bisa menguasai pertambangan berlian dan membuatnya itu seolah-olah barang langkah. Di sektor demand, kartel membuat ilusi seolah-olah berlian kebutuhan Manusia, seolah-olah perkawinan Anda tidak afdol kalo cincin kawinnya gak ada berliannya. Itu sebenarnya adalah propaganda marketing yang dimulai sejak tahun 1940 an. Begitu pula pada ilusi minyak adalah sumber daya fosil. Minyak adalah senyawa hidrogen, oksigen dan karbon, disebut hidrokarbon yang berasal dari perut Bumi.

Tak ada bukti yang menyatakan kalo minyak berasal dari fosil tumbuhan dan dinosaurus. Itu adalah ilus yang diciptakan oleh Rockefeller agar harga minyak menjadi tinggi. Rockefeller mengundan Saintis pada konperensi jenewa 1892 untuk memulai propagamda bahwa minyak berasal dari fosil dinosaurus dan tumbuhan. Padahal, fosil adalah benda padat dan hidrokarbon minyak adalah benda cair. Fosil yang berasal dari makhluk hidup tak pernah jauh dari permukaan Bumi ( fakta fosil tertua ditemukan di kedalaman 2.3 km ). sementara Manusia mengebor minyak hingga kedalam 10 km dan tak pernah ada bukti bahwa fosil ditemukan pada kedalaman itu. Tak pernah ada orang yang menyadari, bahwa media-media masa hanya dimilik oleh 6 perusahaan saja. Si kelompok 1% itu dapat memonopoli informasi yang diterima oleh kelompok 99%. Hal ini lah yang disebut propaganda 'mind control'.

Jika kelompok yang super kaya 1% itu atau disebut Elite Global mampu mencuci otak Anda melalui pendidikan, media masa dan film-film, ilusi mareketing yang membuat harga minyak dan berlian menjadi tinggi, Apakah mereka tak mampu membuat ilusi tentang Satelite? Kembali pada soal GPS, tak semua orang menyadari bahwa GPS digunakan sejak tahun 1973 yang merpakan teknologi militer. GPS berasal dari teknologi sebelumnya, yaitu LORAN ( Long Range Navigation ) yang digunakan sejak perang dunia ke-2.
Apa yang membuat Anda berfikir bahwa dunia militer yang didesai untuk perang membela Negara tiba-tiba menjadi Malaikat yang menolong umat Manusia di Negara lain dengan memberikan teknologi gratis, disini lah jelinya Elite Global yang sudah lebih dari 100 tahun mendapat profit dengan cara menipu orang.

Demikian halnya dengan NASA. Apa yang membuat anda berfikir bhwa NASA adalah badan eksplorasi yang bekerja untuk kepentingan Dunia? Siapakah NASA? Coba kita cek di webnya sendiri ( KLIK DISINI ). Jelas dikatakan disitu bahwa pembentukan NASA 1958 adalah berkaitan dengan 'perang dingin' dimana Russia berhasil meluncurkan Spuntik 1957. Majalah time menjelaskannya lebih gamblang, judulnya 'Alasan Yang Menyedihkan Tapi Familiar Tentang Pembentukan NASA'. Disebutkan, tujuannya sangta membumi, yaitu 'OFFICE POLITICS' bukan untuk kepentingan umat Manusia didunia.
Budget NASA 2016 adalah $19.3 miliar dollar, atau sekitar 256 triliun/tahun. Hasilnya, kebanyakan adalh propaganda CGI. Motivasinya? Ada 256 triliun motivasi disitu. Bisnis adalah bisni, dimana ada peluang pasti ada kepentingan. Bukan hanya pegawai-pegawainya, tapi juga kotraktor-kontraktornya. Roket memang diluncurkan tapi arahnya tak perna lurus keatas, selalu melengkung dan akhirnya horizontal. Karena memang tak pernah lewat dari 'low earth orbit' ( sekitar 500 km dari Bumi ). Seperti yang dikatakan time tadi, tujuan pembuatan NASA sangat membumi, yaitu 'OFFICE POLITICS'. Pertanyaannya, untuk politik dan kepentingan siapa? Seperti yang sudah disebutkan diawal, persoalan Flat Earth ini bukan debat kusir, bukan omong kosong, bukan adu ego, bukan adu pintar. Melainkan, ada alasan yang lebih fundanmental yang berhubungan dengan kehidupan kita.
_________________________________________________________________________________

Pada pembahasan berikutnya di seri-seri berikutnya, kita akan membahas tentang 'ilusi Bumi berbentuk globe memang sengaja dibuat oleh para globalis atau biasa disebut Elite Global'. Merekalah yang membuat krisis, perang dan termasuk menjauhkan Manusia dari ketuhanan lewat dogma-dogma Sains modern dan ilusi Bumi globe. Kita sebenarnya tak perlu bayar Telkom mahal-mahal, tak perlu bayar listrik mahal-mahal, tak perlu bayar bensin mahal-mahal, teknologi ini sudah ada sejak tahun 1898, dibuat oeh Manusia yang jenius, yaitu Nikola Tesla
Seperti yang dikemukakan tadi, sebenarnya kita tak perlu bayar listrik mahal-mahal, tak perlu bayar biaya telkom mahal-mahal, tak perlu bayar bensin mahal-mahal, teknologinya sudah ada sejak 1898 yang dinuat oleh Nikola Tesla, itu sebabnya ia diasingkan oleh J.P Morgan, salah satu gerombolan Elite Global. Hal-hal seperti itu yang dilakukan kelompok 1% itu adar dapat memantau kelompok 99% lainnya. Berbagai manipulasi dan mind control dilakukan, seperti membuat ilusi suplay dan demand, ilusi satelit, ilusi Bumi bola, ilusi GPS, ilusi bahwa mereka kelompok adidaya.

Bangkitnya kesadaran Flat Earth, merupakan ancaman bagi mereka, oleh sebab itu pemaparan ini disebut Konspirasi Bumi Datar.
Soal foto-foto CGI, satelite dan juga GPS yang sudah kita bahas, adalah soal teknologi. Belum masuk pada Sains sebenarnya akan kita bahas pada seri selanjutya. Disamping itu kita tutup dengan fakta bahwa GPS tidak menggunakan Satelite, melainkan menara Telkom biasa.
-Seri 02-
Sumber: Video Flat Earth 101 Channel oleh Bossdarling



Tidak ada komentar:
Posting Komentar