Ini adalah seri 05 yang pada 4 seri sebelumnya kita sudah membahas 7 dari 10 argumen yang membuat kita yakin Bumi berbentuk bola. Pada sei ini kita akan membahas topik no,8 yaitu penerbangan keliling dunia yang sebagaimana menimbulka oresepsi bahwa Bumi berbentuk bola.Pada seri ini juga dibahas masalah Antartika dan Bom Nuklir Kubah Bumi yang sangat berkaitan dengan penerbangan dan angkasa luar.
_________________________________________________________________________________
Pertanyaan paling umum tentang flat earth adalah penerbangan. Jika kita terbang dari barat ke timur akan kembali ketempat semula. Bagaimana ini bisa terjdi jika Buminya datar? Pertanyaan umum lannya adalah 'Kalau Buminya datar ujngnya apa? Apakah kita akan terjatuh?'. Sebenarnya pertanyaan yang lebih mendasar adalah darimana peta Bumi bola dan Bumi datar itu? Bisa dipertanggung jawabkan atau tidak kebenarannya?
![]() |
| Azimuthal Equidistant |
![]() |
| Logo PBB |
Silahkan Anda cek situs USGS (United State Geology Suervey). USGS adalah lembaga resmi bentukan pemerintah Amerika Serikat yang telah beroperasi selama 138 tahun. Karyawannya hampir 9.000 orang, anggarannya hampir trilliunan rupiah per tahun. Tak mengherankan USGS menjadi lembaga survey paling kredibel di Dunia saat ini.
![]() |
| AL-BIRUNI |
Disitus USGS tentang map projection, anda akan melihat proyeksi peta yang disebut Azimuthal Eqiudistan, yaitu memproyeksikan peta Bumi datar menjadi oeta Bumi globe. USGS mengatakan, peta Bumi datar yang diproyeksikan melalui Azimuthal Equidistant ini digunakan untuk membua: peta tlas national Amerika, menentukan jarak penerbangan, serta menentukan arah antena. Selanjutnya USGS mengatakan logo PBB adalah peta Bumi datar yang di proyeksikan menjadi peta Bumi itu. Ini adalah bukti yang tak terbantahkan! Fakta! Pada sumber lain, di WikiPedia diterngkan bahwa, peta Bumi datar yang proyeksikan dengan Azimuthal Equidistant ini membuat semua jarak pada peta Bumi bola benar secara proposional, artinya peta Bumi yang sebenarnya adalah peta Bumi datar itu. Disebutkan pula bahwa rumus matematika yang digunakan untuk membuat Azimuthal Equidistant inipertama kali dikemukakan oleh cendekiawan muslim yang bernama Al-Biruni yang hidup 1.000 tahun lalu.
Kita tak pernah mendengar nama Al-Biruni, tapi NASA tahu persis dan menamakan salah satu crater di Bulan dengan nama Al-Biruni crater untuk menghormati pencetus rumus itu. Jadi benar sekali, peta Bumi datar adalah dasar pembuatan peta Bumi bola.
Jadi Bagaiaman dengan penerbanagan keliing dunia dari barat ke tmur?
Simpel, pada garis khatulistiwa yang di peta Bumi globe yang merupakan proyeksi dari peta Bumi datar adalah garis khatulistiwa yang melingkar. Jadi secara tidak langsung dia hanya melingkar dan mengikuti jarum kompas yang selalu menunjuk ke arah utara.
_________________________________________________________________________________
![]() |
| Horizon Bumi |
Yang munkin tidak anda perhatikan adalah horizon Bumi ketika Anda terbang,lengkung seperti bola atau lurus dan datar. Berikut adalah time laps ( click ) yang diambil dari penerbangan airbus 380, rekaman dilakukan dengan kamera biaa bukan fish eye lens yang membuat semua tampak lengkung. Kita lihat apakah horizon Bumi itu lengkung atau datar.
Kembali pada perbandingan ke-2 peta tempat-tempat yang jaraknya dekat dengan pusat lingkaran yakni kutub utara secara proposional jaraknya sama, semakin ke selatan jaraknya semakin berbeda. yang paling membedakan adalah Antartika.
![]() |
| Rute Penerbnagan Santiago-Johanesburg |
![]() |
| Santiago-Johanesburg versi Datar |
Kita akan membahasnya satu per satu, pertama jarak benua-benua nya dulu.Kita bisa membuktiannya dengan mudah, melalui jalur penerbangan. Di selatan Khatulistiwa yakni Amerika Selatan, Australia dan Afrika Selatan jalur penerbangannya tak masuk akal jika menggunakan peta Bumi bola. tapi masuk akal jika menggunakan peta Flat. Anda bisa cek sendiri di berbagai situs yang menyadiakan tiket penerbangan, dari Santiago Chile diselatan ke Johanesburg di Afrika Selatan. Jika ditarik lurus di Peta Globe, akan membutuhkan 12 jam perjalana, tapi disitus-situs tiket penerbangan, rute itu tidak ada. Dari Santiago harus mampir dulu di Sengal baru ke Johanesburg, memakan waktu 19 jam penerbnagan. Rute tampak sangat tak masuk akal, tapi menjadi masuk akal jika menggunakan peta Flat earth, karena satu garis lurus. Menarik bukan? kita coba rute lainnya, dari Johanesburg ke Sydney. Jika kita tarik lurus di peta Globe memakan waktu 11 jam penerbangan, Tapi rute itu tidak ada. Dari Johanesburg harus mampir dulu ke Dubai, memakan waktu 18 jam penerbangan. Ini juga tak masuk akal, tapi jika menggunakan peta datar, Johanesburg-Dubai-Sydney hampir saru garis lurus. Mana yang lebih masuk akan buat Anda?
![]() |
| Peta Flat Earth |
Kita ambil contoh ke-3, sekarang kita di Sydney kembali ke Santiago Chile. Jadinya keliling Duni, tapi dibagian Selatan Khatulistiwa. Menurut keterangan USGS tentang Azimuthal Equidistatn yang sudah dijelaskan tadi, suluruh jarak dibagian selatan Khatulistiwa Globe, memang tidak benar, karena jaraknya semakin jauh dari pusat lingkaran yakni Kutub Utara. Kita lihat, jika di peta Globe, dari Sydney ke Santiago Chile jika ditarik garis lurus memakan waktu 15 jam. Rute nya juga tidak ada, dari Sydney harus ke LA dulu baru ke Santiago total 27 jam, sangat tidka masuk akal. Jika menggunakan peta Flat earth, Sydney-LA-Santiago itu memang hampir satu garis lurus. Mana yang lebih masuk akal? Ini adalah indikasi, Reasonable Doubt, bahwa ada kecurigaan yag beralasan, bukan buktinyata bahwa buktiny salah. Karena orang bisa saja mengatakan transit untuk ambil penumpang. Tai, bagaimanapun mengambi penumpang, tak kakan dilakukan jika rutenya tak masuk akal.
![]() |
| Bali-Alaska Datar |
![]() |
| Peta Bali-Alaska Globe |
Bukti telaknya adalah berita pada daily mail 15 oktober 2015 lalu, pada penerbangan China Airlines dari Bali ke LA seorang wanita melahirkan diatas ketinggian 30.000 kaki atau 9,2 KM DPL. Pesawat terpaksa melakukan pendaratan emergency di Alaska, sangat mengherankan bukan? Pada peta Bumi Globe petanya sperti ini. Sedangkan pada peta Bumi datar adalah seperti ini. Mana yang lebih masuk akal buat Anda? Perbedaan utama pada peta globe dan peta datar adlah bagian selatan. Di selatan globe semakin mengecil dan Antartika adalah sebuah Benua. Di selatan peta datar semkain mebesar dan Antartika adalah lingkatan yang mengelilingi Bumi datar.
![]() |
| James Cook |
![]() |
| Rute kapten COOK |
![]() |
| Rute kapten Cook |
![]() |
| Admiral Richard E.Byrd |
![]() |
| Operation HighJump |
Sebagai perwira Militer Admiral Byrd tutup mulut, tak banyak bicara soal itu. Dokumentasi operation HighJump sempat beredar, dimana Admiral Byrd menmukan daerah di Antartika yang tidak ditutupi salju sedikitpun ( https://www.youtube.com/watch?v=0x40A0sBL34 ) yang sangat memungkinkan adanya kehidupan.
Dalam wawancara dengan harian Chile tahun 1947, Admiral Byrd membuat sebuah pernyataan yang sungguh mengejutkan. Ia mengatakan bahwa 'Amerika harus mengambil tindakan intensive untuk menangani serangan musuh dari wilayah kutub'. Musuh yang mana? Kenapa dari Kutub? petanyaan yang tak terjawab sampai sekarang. Ekspedisi ke-5 Admiral Byrd dilakukan pada tahun 1956-1957, dikenal dengan nama Operation Deepfreeze untuk membangun 3 panhkalan Militer di Antartika. Berikut ada cuplikan wawancara dari Admiral Byrd di salah satu stasiun TV yang sangan langkah ( https://www.youtube.com/watch?v=8UKLHNs5WT8&t=840 ).
Ada 3 hal penting yang harus dicatat dari pernyataan Admiral Byrd:1. Atartika kaya sumber daya alam (Batu bara, Minyak, Uranium)
2. Ada wilayah sebesar USA yang belum pernah dilihat oleh Manusia letaknya melampaui/dibelahan lain Antartika
3. Kemungkinan serangan udara musuh yang datang dari Antartika
Ke tiga hal ini adalah teka-teki yang luar biasa, pertama duni pertambangan dimana ada sumber daya pasti kaan disambangi dan digali selama ada nilai ekonomi ada keuntungan perusahaan pasti berebut. Udara dingin sama sekali bukan hambatan, di Kutub Utara kita tahu banyak perusahaan tambang yang beroperasi. Australia misalnya, Negara di wilayah bagian sleatan Bumi punya tambang di Kutu Utara, tpi tidka di Antartika. Tak ada satu pun perusahaan pertambangan yang menggali hasil tambang disana. Padahal jelas-jelas Adm.Byrd mengatakan bahwa ada pasokan Batu bara yang cukup untuk Manusia di Bumi untuk beberapa tahun.
![]() |
| Pangkalan Militer Antartika |
Kedua, katanya ada tempat sebesar Amerika yang belum pernah dilihat menusia, tempatnya melampaui/dibalik Antartika. Jelas dia tidak berbicara menggunakan peta Bumi globe, karena seharusnya jika kita terbang melintasi Kutub Utara seharusnya kita kembali lagi ke 3 Benua di sisi selatan. Tapi Byrd mengatakan, jika kita terbang melintasi Antartika justru akan sampai pada Benua lain yang bekum pernah dilihat Manusia. Tak mungkin jika menggunakan peta Bumi globe, sekali lagi Admiral adalah tokoh yang kredibel: Adm. termuda sepanjang sejarah Militer Amerika, pemegang Medal of Honor, pemimpin operation HighJump, pemimpin operation DeepFreeze. Dan kita semua mendengar sendiri dari mulutnya, bukan berita hoax atau salaa hterjemahan. Artinya, ini adalah data yang kredibel dimana jika kita melintasi Antartika kita akan menemukan Dunia lain, Benua yang belum terkontak Manusia. ![]() |
| Peta Kuno |
Yang lebih menarik di Library of Conress, perpustakaan konres Amerika Anda dapat menemukan peta kuno seperti ini. Peta itu ditemukan di sebuah kuil di Jepang sekitar 1.000 tahun lalu. Kita lihat, yang bulat ditengah itu merupakan peta Bumi datar yang juga logo PBB, lingkaran putih adalh tembok es Antartika. Dibagian luarnya ada lusinan benua-benua yang besarnya sebesar Benua Amerika. Apakah ini yang dimaksud oleh Adm. Byrd? Kalupun benar, apakha benua-benua itu ada penghuninya. Manusia atau bukan? Itukah yang dimaksud Byrd ancaman serangan musuh dari belahan Antartika? Jangankan pergi ke Bulan, MArs atau Jupiter. Dibelahan Bumi selatan saaj masih banyaka yang tidak diketahui.
Dunia berubah total setelah operasi penjelajahn Antartika berbasis Militer melalui Operation HighJump (1946) dan Operation DeepFreeze (1957) ini. Tahun 1957, di buatlah perjanjian Antartic Treaty yang ditanda tangani 2 tahun kemudian. Antartika dideklarasikan sebagai daerah terlarang. Tahun 1957 itu juga kemudian diluncurkan SPUTNIK satelit pertama milik Russia yang menjadi pemicu perlombaan teknologi angkasa luar. NASA didirikan setahun kemudian, tahun 1958. Dari situ dimulailah berbagai cerita perjalanan ke Angkasa luar; pendaratan di Bulan, bisnis Satelit, mengirim Satelit ke Mars & Jupiter, dll. Yang tidak kalian tahu, pada tahun 1958 itu juga Amerika dan Russia kompak membom nuklir langit selama 4 tahun. Operasi bom Nuklir ini dimnamakan HANE (High Atitude Nuclear Explosions). Dulu itu adalah top secrete, tapi sekarang kita bisa mendapta informasi itu setelah arsi-arsip itu boleh dipublikasikan 50 tahun kemudian (klik disini) , Mei 2012 yang lalu. Ini adalah 3 hal (Antartic Treaty, Bom Nuklir langit, Space ptogram) yang sangat menarik, yang merubah Dunia untuk selamanya. Jika berharap ada sumber yang mengatakan bahwa 3 hal itu berkaitan, sama naifnya dengan mengatakan bahwa setiap Negara tidak boleh mempunyai rahasia Militer, dn strategi Militer harus diumumkan lewat koran. Duni tak berjalan seperti itu, kita hanya bisa mngetahui hal-hal seperti ini melalui Analisis Intelegen atau kecerdasan. Hanya otak intel dan detektif yang dapat mendeteksi kaitan dari berbagai indikasi yang ada. Pemicunya adalah Operasi Militer Antartika melalui Operation HighJump 1946-1947 dan Operation DeepFreeze (1956-1957).
Ada wilayah baru kaya sumber daya alam tapi tak ada yang boleh mengeksplorasi, ada wilayah lain sebesar Amerika dibelahan lain Antartika, ada kemungkinan serangan lawan yang datang dari belahan lain Antartika. Lantas apa yang dilakukan? Ada 3 hal:
1. Politik, tutup Antartika melalui Antartic Treaty tahun 1957 yang ditandatangani tahun 1959
2. Militer, Amerika dan Russia kompak, sama-sama membom nuklir langit selama 4 tahun, HANE (High Altitude Nuclear Explosions)
3. Propaganda, penjelajahan angkas luar. Sputnik yang memicu berdirinya NASA, padahal Amerika dan Soviet sama-sama tahu ada kubah selestial yang mereka bom nuklir selama 4 tahun, tak ada roket yang dapat menembusnya.
kita akan membahas 3 hal ini satu persatu dengan bukti-bukti yang autentik dan kredibel. Pada seri kali ini kita akan membahas topik 1 dan 2, sedangkan topik 3 akan dibahas pada seri 06 - NASA Hollywood.
________________________________________________________________
![]() |
| Antartic treaty |
Dunia adalah milik seluruh warga, berdasarkan prinsip kesetaraan. Tak ada yang boleh jadi polisi Dunia. Sebab kekuasaan itu cenderung korup, kekuasaan yang mutlak secara mutlak pasti akan korup. Warga Duni berhak untuk tahu ada apa sebenarnya di Antartika. Jika Bumi kita berbentuk Bola dan diseberang Antartika adalah belahan kita juga, semua warga Dunia berhak tahu. Jika memang diseberang Antartika ada Dunia lain yang belum pernah dilihat Manusia seperti yang dikatakan Adm. Byrd, warga Dunia pun berhak untuk mengetahuinya. Maka kita kembali pada FLAT EARTH CHALLENGE di Seri 01, kita tak perlu berdebad kusir tentang bentuk Dunia. Silahkan terbang melintasi
![]() |
| Kaca cembung Antartika |
![]() |
| Homo Homini Lupus |
________________________________________________________________
Diluar kisah-kisah perang dingin, Amerika dan Soviet sebenarnya kompak melakukan operasi militer gabungan. Penjelajahn Antartika yang terakhir, Operation DeepFreeze dilakukan oleh gabungan Amerika dan Soviet. Tak lama kemudian, ditahun itu juga Soviet meluncurkan satelit yang pertama yaitu Sputnik. fungsi sputnik sebenarnya tak ada apa-apanya, hanya bola berdiameter 59cm dan membunyikan sinyal-sinyal yang tak penting. Yang signifikan adalh roketnya, itulah kali pertama Manusia bisa meluncurkan roket hingga ketinggian 577 KM lebih dari setengah pulau Jawa ke angkasa. Amerika menyusul kemudian, mengirim roket berisi satelit eksplore tahun 1958. Amerika dan Soviet sama-sama tahu ada sesuatu di Angkasa yang sangat serius, kita hanya mendengar sedikit melaui masalh Van Allen Belt radiasi yang menutupi Bumi. Keadaan yang sesungguhnya jauh lebih serius daripada itu, saking seriusnya sampai Amerika dan Soviet sama-sama membm nuklir langit selama 4 tahun, sebuah operasi militer yang sangat mahal dan tidak akan dilakukan jika tidak benar-benar penting. ![]() |
| Operation FishBowl |
Melalui teknologi roket yang dapat mencapai ketinggian 577 KM, Amerika dan Soviet sama-sama tahu bahwa ada tirai atau kubah selstial yang menutupi Bumi, kubah yang tak kelihatan tapi memiliki radiasi yang mematikan seperti perisai elektromagnetik dalam film star trek. Bahkan disebut impenetrable, tak dapat dilewati. Sungguh mengherankan, orang sampai sekrang masih percaya bisa pergi ke angkas luar. Padahal jelas-jelas disebut ada perisai alami yang tak bisa ditembus. Ini yang dikatakan oleh Ibnu Sina 1000 tahun lalu "Solid, but tranparant Spheres". Dan yang dikatakan Nikola Tesla 100 tahu yang lalu "Celestial Spheres".Untuk mudahnya, kita sebut sajaa kubah selestial atau kubah Bumi. Elite global tahu bahwa kita ini sperti ikan didalam aquarium, merek ingin menghancurkan aquarium tersebut menggunakan bom nuklir. Oleh sebab itu, operasi ini disebut Operation FishBowl.
![]() |
| Menara Babel |
Amerika dan Soviet sama-sama membom Nuklir selama 4 tahun, 1958-1962. Kubah selestial tak dapat ditembus, Amerika dan Soviet sama-sama tahu tak ada yang bis apergi ke angkasa luar. Perlombaan Angkasa luar dan pendaratan di Bulan adalah sandiwara. Bisnis dimana Ellite Global mendaoat keuntungan dari anggaran Negara. Soviet bangkrut, Dollar invlasi, Rupiah kita lebih hancur lagi. Ellite Global tak akan mengakui ini, mereka lebih baik MEMBUNUH daripada mngakui bahwa mereka bohong soal Angkas luar. Tak akan da resolusi damai, yang ada hanyalah peopole power. Tidak percaya pada penguasa Global yang membuat bangkrut semua Negara-negara di Dunia lewat hutang-hutag dan penghasilan generik. Tentang space program yang dilakukan Soviet, Amerika, China, dan lainnya akan dibahas pada seri 06 - NASA Hollywood. Sementara itu, kita tutup Seri 05 yang membahas argumen no.5 Bumi bola. Penerbangan dari Barat ke Timur atau sebaliknya, tidak memuktikan bahwa Bumi ini berbentuk bola. Karena perjalanan tersebut sebenarnya hanya seperti jangka yang mengelilingi pusat lingkaran, yakni Kutub Utara pada Bumi dtar. Sebaliknya, rute Bali-LA yang mendarat darurat di Alaska tak akan terjadi jika Buminya bola, rute tersebut hanya mungkin terjadi pada peta Bumi datar.
Orang bisa terbang keliling Duni dari Barat ke Timur, tapi tak akan ada yang bis akeliling Dunia dari sletan ke utara. Silahkan Anda buktikan! Hal ini membuktikan ada rahasia yang disembunyikan di Antartika. Antartika adalah salah satu kunci bagi konspirasi Bumi datar.
-Seri 05-
Sumber: Video Flat Earth 101 Channel oleh Bossdarling























